Terkait Pekerjaan Terminal Type A Kota Kupang, ‘Ini Penjelasan PPK BPTD NTT Wilayah XIII’

0
708

Kupang_KlikNTT.com- Pekerjaan Pembangunan Terminal Penumpang Type A Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahap II berlokasi Bimoku-Kota Kupang, Kelurahan Bimoku, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Kontrak: 20/BPTDNTT-KTR/TAK/NTT/IV/2019, Tanggal 25 April 2019, jumlah biaya Rp. 10.265.552.000, jangka waktu kerja (180) hari kalender, sumber dana APBN 2019, oleh kontraktor pelaksana, PT. Pilar Indo Sarana, dan Konsultan Pengawas, CV. Sahwana di Nilai mangkrak, karena sudah memasuki Tahun 2020 pekerjaan tersebut belum selesai, Ini tenggapan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat wilayah XIII NTT, Tito Gesit melalui PPK, Santos kepada media ini via Handphone genggamnya Jumat,(07/02) sekitar pukul (10:35) wita mengatakan,Pekerjaan terminal Tahun 2019 sudah selesai dan sesuai jadwal pelaksanaan, 2019 awal November pekerjaan selesai.

Pekerjaan itu dibangun pertahap karena tahun 2019 anggaran secukupnya jadi akan dilanjutkan pada tahun 2020. Jadi di 2020 ini sudah lelang dan sudah penetapan pemenang tapi belum tanda tangan kontraknya karena pertahap dan 2020 ini pemenangnya PT lain, bukan PT yang sama.

“Kitong lelang sesuai LPSE Kementrian Perbuhungan Kaka. Jadi pekerjaan tersebut bukan mangrak tapi ada tahapan dan masih berlanjut di Tahun 2020 begitu”, jelas Santos.

Lebih lanjut, tahapan pekerjaan dan anggaran yang sudah ada yakni tahap I sekitar Rp4 Miliar, tahap II Rp10 Miliar. Masih sekitar Rp30 Miliar. Karena terminal Bimoku ini terminal yang agak modern.

Jadi untuk pekerjaan dan anggaran terminal sampai selesai itu, untuk tahap satu itu sekitar Empat miliar rupiah, tahap dua sepuluh miliar rupiah, dan masih sekitar tiga puluh miliar rupiah lagi untuk pekerjaan pertahap selanjutnya. Karena kita punya terminal bimoku ini dia artinya sedikit modern. Seperti standar bandaralah. Sehingga kebutuhan umtuk pekerjaan terminal tersebut hampir Rp50-an Miliar.

“Jadi untuk penyelsesiannya itu pertahapan. Di tahun 2020 ini kita dialokasikan anggaran sepuluh miliar. Itu nanti sudah kelihatan dia punya serfer keberangkatan dan kedatangan penumpang. Dalam pekerjaan itu, Dirinya menggandeng tim teknis Poltek Negeri Kupang, dan TP4D. Sehingga pekerjaan sesalu di monitoring oleh TP4D”, tegas Santos. (Boy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here