Muntahan Ikan Paus Membawa Berkat Bagi Nelayan Sulamu

0
3035

Sulamu_KlikNTT. Com- Muntahan Ikan Paus yang di temukan oleh Dua Nelayan di Pante Boa Kisek, Warga Kelurahan Sulamu, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur hari Sabtu,(10/03) sore, rupanya membawa berkat bagi Dua Nelayan tersebut.

Berdsarakan informasi yang di himpun oleh media ini melalui Camat Sulamu, Adriel Abineno di Civic Center Oelamasi, Kabupaten Kupang hari Senin,(12/03) siang mengatakan, Awalnya ada Dua Nelayan yakni, Teo Didok, dan Marsel Loung paking ikan di pante Boa Kisek untuk pulang ke rumah.

“Mereka baru turun darat dan paking ikan di pante untuk pulang ke rumah. Tapi si Teo ini melihat ada tumpukan putih yang terapung di atas permukaan air laut. Teo ini merasa ada yang tidak beres dengan tumpukan itu, Ia langsung menuju ke tumpukan putih,(muntahan ikan paus) dan mengambilnya lalu membawa ke pinggir pante,” jelas Abineno

Lanjutnya, ketika ia membawa tumpukan itu dan menciumnya beraroma amis bercampur wangi. So Teo ini langsung merasa bahwa ini merupakan tumpukan Muntah Ikan Paus. Kemudian si Teo langsung mamanggil temannya yang bernama,  Marsel Leung untuk segera menyimpan ikan yang di paking itu,  agar mereka cepat pulang. “Karena ini uang yang Kita dapat ini bukan Main-main.”

Tambahnya, karena menurut kata Orang kalau sperti itu muntahan Ikan Paus, dan itu sangat mahal dan susah untuk di temukan. “Tapi kalau di temukan seperti itu ya, itu merupakan salah satu berkat, dan rejeki bagi Nelayan tersebut.”

Tumpukan muntahan Ikan Paus beratnya berkisar 18 kg, dan kalau di timbang 1 kg nilainya 20 hingga 30 juta. “Nah, kalau 18 kg ya Kita kali sudah. Berarti menjadi Rp. 450,000,000. Ada dua orang pengusaha yang datang untuk beli dengan harga 100-125 juta tapi Mereka tidak mau,” Beber Abineno.(Boy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here